Author: Redaksi

PEKANBARU – Ketua Umum Aspekpir Setiyono mengajak petani sawit memanfaatkan biochar dari tandan kosong sawit untuk meningkatkan kesehatan tanah dan meningkatkan produktivitas. Selain untuk tanah, Setiyono juga mengajak petani mampu membuat sendiri biochar dari limbah sawit yang melimpah. “Harapan kami, anggota Aspekpir di Kampar bisa membuat biochar secara mandiri karena bahan bakunya (tandan kosong sawit) sangat melimpah,” kata Setiyono dalam praktik pembuatan biochar yang diikuti oleh anggota Aspekpir di Kampar, Riau pada Rabu, 14 Mei 2025. Praktek pembuatan biochar ini diselenggarakan di KUD Karya Sembada, Desa Batang Tindih, Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (14/5/2025). Hadir sebagai instruktur dalam…

Read More

SUBANG – PT Sang Hyang Seri (SHS), anggota holding pangan ID FOOD, menerima kunjungan Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Dr. Yudi Sastro, dalam rangka meninjau langsung kegiatan panen calon benih padi di lahan produksi SHS Sukamandi, Subang, Jawa Barat. Kunjungan ini menjadi bagian dari penguatan sinergi antara Kementerian Pertanian RI dan PT Sang Hyang Seri untuk memastikan ketersediaan benih unggul berkualitas dalam mendukung swasembada pangan nasional. Dalam kunjungannya, Dr. Yudi memberikan apresiasi atas peran aktif SHS dan para petani mitra yang telah berkontribusi nyata dalam proses produksi benih nasional. Baca Juga: Pupuk Hayati BIOTOP Dongkrak Hasil Panen Petani…

Read More

BANDUNG – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Barat akan berfokus pada pengembangan ekosistem produksi pertanian untuk mendorong peningkatan kesejahteraan petani. Ekosistem ini terdiri dari berbagai kalangan antara lain petani, penggilingan padi, produsen benih, produsen pupuk dan obat, hingga pedagang di sektor pertanian. “Dalam ekosistem ini, petani bukan sekadar obyek, tapi sebagai subyek penting dalam mata rantai sektor pertanian,” kata Diyan Anggraini, Ketua DPD HKTI Jawa Barat dalam Halal Bihalal bersama pengurus 27 DPC HKTI se-Jawa Barat di Bandung pada 20 April 2025. Acara ini sekaligus pemaparan program HKTI Jawa Barat untuk lima tahun ke depan. Baca Juga: Pupuk Hayati…

Read More

Suminah terkejut dan meminta anaknya mencabut benih padi yang sudah ditanam. Jarak tanam jarang-jarang ala jajar legowo yang dilakukan si anak membuatnya tidak nyaman. Bagi sang ibu, jarak tanam rapat-rapat adalah yang terbaik. Sudah turun temurun yang tidak perlu diubah. Ini bukan lagi tentang cara tanam tapi, kebiasaan yang sudah berubah menjadi keyakinan. Suminah terkejut untuk kali kedua. Hasil panen jajar legowo ternyata lebih baik. Tapi, dia masih enggan mengubah cara tanamnya. Ia berkeras hati meminta anaknya menanam benih dengan jarak rapat-rapat seperti pendahulunya. Ia mengakui hasil panen jajar legowo lebih bagus. Tapi, untuk melakukannya, ia tidak rela meskipun tahu…

Read More

JAKARTA – Wilmar Padi Indonesia (WPI) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui Farmer Engagement Program (FEP). Program pendampingan petani yang diharapkan menjadi contoh peran aktif swasta dalam mendukung kebijakan pemerintah. Rice Business Head PT WPI Saronto mengatakan, tahun ini pihaknya menargetkan kemitraan melalui FEP seluas 30.000 hektare (ha) di Jawa dan Sumatera. Peningkatan target tersebut seiring bertambahnya daerah yang menjalin kerjasama dengan perusahaan. Baca Juga: Pupuk Hayati BIOTOP Dongkrak Hasil Panen Petani Program tersebut mendapatkan respon positif dari petani, sehingga tahun lalu pihaknya mampu merealisasikan kemitraan lahan seluas 20.000 ha, yang dikelola oleh lebih dari 20.000 petani.…

Read More

SIAK – Ketua Koperasi Produsen Tunas Muda, Setiyono, mengajak generasi muda mengembangkan koperasi sebagai salah satu jalan menuju kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan anggota. Ajakan ini disampaikan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2024 di Gedung Graha Laksana, Kampung Teluk Merbau, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Riau, Rabu (19/2/2025). RAT ini dihadiri oleh 247 orang dari 326 orang yang terdaftar sebagai anggota koperasi. Setiyono, Ketua Koperasi Produsen Tunas Muda dalam sambutannya mengatakan bahwa koperasi berperan penting dalam menyejahterakan anggota. Oleh karena itu, Setiyono berharap di periode yang akan datang, generasi-generasi muda turut berpartisipasi dalam mengembangkan koperasi. Oleh sebab itu, dalam…

Read More

JAKARTA – Batang kelapa sawit tua, berusia di atas 30 tahun, ternyata memiliki manfaat ekonomis yang sangat tinggi. Salah satunya dengan memanfaatkan nira dari batang sawit tua untuk menjadi gula cair. Temuan Dr. Siti Nurdjanah, guru besar Fakultas Pertanian Universitas Lampung ini bisa menjadi solusi bagi petani yang sedang meremajakan tanaman sawitnya. Selama masa peremajaan, ada potensi pendapatan yang didapatkan oleh petani. Satu batang kelapa sawit tua menghasilkan 100 liter nira. Dalam satu hektar, ada potensi 10.000 liter nira yang bisa menjadi bahan baku gula cair. Dengan luas lahan kebun sawit di Indonesia 16,38 juta hektar, maka nira yang dihasilkan…

Read More

MEDAN – Belum lama ini pemerintah mengumumkan kebijakan tentang Devisa Hasil Ekspor (DHE) untuk sumber daya ayam. Dalam kebijakan yang berlaku 1 Maret 2025 ini, eksportir wajib menempatkan 100% DHE dari sumber daya alam (kecuali minyak & gas) di dalam negeri selama satu tahun. Ketua Rumah Sawit Indonesia (RSI) Kacuk Sumarto mengatakan, meski kebijakan tersebut bagus untuk memperkuat stabilitas rupiah, pada akhirnya perekonomian Indonesia sendiri yang akan dirugikan secara keseluruhan. Bahkan, ada potensi harga minyak goreng di level konsumen ikut terkerek naik. Dia menjelaskan, saat DHE ditahan, maka modal kerja perusahaan akan berkurang. Untuk menutup kekurangan modal ini, eksportir terpaksa…

Read More

JAKARTA – Asosiasi multistakeholder industri sawit nasional RSI (Rumah Sawit Indonesia) menggelar konferensi internasional tentang pengembangan industri pangan dan energi yang berkelanjutan. Dalam seminar ini, RSI ingin menggali bagaimana industri pertanian di Indonesia bisa menghadapi berbagai tantangan global seperti climate change dan hambatan perdagangan dari Uni Eropa yang mewajibkan masuknya produk-produk komoditas yang bebas deforestasi. “Kebijakan Uni Eropa untuk mewajibkan komoditas yang masuk wilayah mereka bebas deforestasi, memang menjadi tantangan tersendiri bagi industri pertanian dan perkebunan di Indonesia, terutama produk minyak sawit, kakao, kopi, dan karet. Namun kita juga harus mampu melihat hal ini sebagai sebuah peluang,” kata Kacuk Sumarto,…

Read More

Tanaman kelor (Moringa oleifera) dikenal memiliki kandungan gizi yang melimpah untuk manusia, hewan, dan bahkan tanaman. Salah satu kandungan daun kelor paling penting dari kelor adalah zeatin yang dapat merangsang pertumbuhan mulai perkecambahan biji, pertumbuhan, hingga pembuahan. Daun kelor manjur sebagia Pupuk Organik Cair (POC). Manfaat daun kelor sangat banyak. Daun kelor basah mengandung 12,5% karbohidrat, 7% protein, dan kaya vitamin A, B1, B2, C, kalsium, kalium dan mineral lainnya. Daun kelor akan memberikan manfaat maksimal bagi tanaman apabila diubah menjadi pupuk organik cair dengan cara difermentasi yang akan memberikan karbohidrat bagi tanaman. Baca Juga: Ini Potensi Bahaya Pupuk Kandang…

Read More